Rishi Sunak, nama yang belakangan menghiasi berbagai media, menarik perhatian publik bukan hanya karena kunjungannya ke Ukraina, melainkan juga karena sosoknya yang unik. Ia adalah Perdana Menteri (PM) Inggris termuda dalam 200 tahun terakhir, dengan latar belakang keluarga yang menarik dan kekayaan yang fantastis. Yuk, kita bedah lebih dalam sosok pemimpin muda ini.
Profil Singkat Rishi Sunak
Lahir di Southampton pada 12 Mei 1980, Sunak tumbuh dalam keluarga imigran keturunan India. Kakek-neneknya berasal dari Punjab dan bermigrasi ke Afrika Timur. Ayahnya adalah seorang dokter umum, sementara ibunya seorang apoteker. Pendidikan formalnya ditempuh di Winchester College, kemudian berlanjut ke Lincoln College Oxford, tempat ia mempelajari filsafat, politik, dan ekonomi. Gelar MBA-nya diraih di Universitas Stanford, Amerika Serikat.
Sebelum terjun ke dunia politik, Sunak sempat bekerja di Goldman Sachs dan beberapa perusahaan investasi lainnya. Ia mulai aktif di dunia politik setelah terpilih menjadi anggota parlemen dari Partai Konservatif. Jabatan penting yang pernah dipegangnya adalah Menteri Keuangan pada 2020-2022, di mana ia dinilai berhasil menangani ekonomi Inggris di masa pandemi Covid-19.
Also Read
PM Termuda dengan Latar Belakang Menarik
Sunak terpilih sebagai PM Inggris menggantikan Liz Truss yang mengundurkan diri. Ia menjadi PM termuda dalam kurun waktu dua abad terakhir. Latar belakangnya yang bukan "orang Inggris asli" menjadi daya tarik tersendiri. Sebagai keturunan India, Sunak merepresentasikan keberagaman dan perubahan wajah politik di Inggris modern. Migrasi keluarganya dari Afrika Timur pada tahun 1960-an memberikan perspektif multikultural yang unik.
Janji Kampanye di Tengah Krisis Ekonomi
Saat kampanye, Sunak berjanji akan membantu rakyat mengatasi masalah biaya hidup yang melonjak. Inflasi di Inggris mencapai angka 10% pada September, menyebabkan banyak warga harus menekan pengeluaran. Sunak berencana akan memberlakukan pemotongan pajak, namun setelah tekanan harga mereda.
Pengalamannya sebagai menteri keuangan, terutama saat menangani pandemi, memberikan harapan bahwa ia mampu membawa Inggris keluar dari krisis ekonomi saat ini. Kebijakan-kebijakan yang dibuatnya saat itu, termasuk skema cuti, dianggap cukup berhasil menyelamatkan ekonomi negara.
Kekayaan Fantastis yang Mengejutkan
Sunak dan istrinya, Akshata Murthy, memiliki kekayaan gabungan mencapai 730 juta poundsterling, atau setara dengan 12,9 triliun rupiah pada tahun 2022. Fakta ini menempatkan mereka sebagai orang terkaya ke-222 di Inggris, bahkan lebih kaya dari Raja Charles III. Kekayaan ini bersumber dari bisnis teknologi dan investasi yang dijalankan oleh keluarga Sunak dan Murthy.
Akshata Murthy, yang merupakan putri miliarder India Narayana Murthy, juga memiliki kekayaan fantastis. Dengan kekayaan gabungan yang luar biasa, Sunak menjadi sorotan karena ia adalah seorang politikus yang sangat kaya.
Skandal Pajak dan Status ‘Non-dom’
Di balik kekayaan tersebut, Sunak dan istrinya pernah diterpa skandal pajak. Mereka sempat menjadi subjek kritikan karena status "non-dom" yang mereka miliki. Status ini memungkinkan mereka untuk tidak membayar pajak Inggris atas penghasilan dari luar negeri. Namun, setelah menjadi sorotan publik, Sunak dan Murthy akhirnya setuju untuk membayar pajak di Inggris atas semua penghasilan mereka.
Rishi Sunak: Lebih dari Sekadar PM
Rishi Sunak adalah sosok yang kompleks, dengan latar belakang, pendidikan, dan kekayaan yang menarik perhatian. Ia adalah representasi dari Inggris modern yang multikultural dan dinamis. Meskipun menghadapi tantangan ekonomi dan isu-isu internal lainnya, kepemimpinannya sangat dinantikan. Sunak bukan hanya PM, tetapi juga simbol perubahan dalam dunia politik Inggris. Perjalanannya sebagai pemimpin patut untuk terus kita ikuti.